Reservasi / Pemesanan Hub. 081 247 134 134 (24 Jam) Atau (0911) 3820126 order@keliling-ambon.id

Maluku memiliki berbagai macam wisata yang cukup unik dan patut anda kunjungi, selain wisata pantai, anda pun dapat mencoba mengunjungi salah satu mesjid tertua di Indonesia yaitu Mesjid Tua Wapauwe. Mesjid ini memiliki keunikan tersendiri, selain umurnya yang sudah lebih dari 7 abad, mesjid ini pun dibangun dari pelepah batang pohon sagu. Walaupun dibangun dari pelepah batang pohon sagu, mesjid ini masih tetap berdiri kokoh hingga saat ini. Banyak wisatawan yang meminta mengantarkan ke mesjid ini untuk sekedar melihat keberadaan mesjid tertua di Maluku ini, bahkan adapula wisatawan yang menjalankan ibadah sholat di Mesjid ini.

 

Baca Juga : Museum di Kota Ambon

 

Pintu Masuk Mesjid Wapauwe

 

Letak Mesjid Wapauwe ini memang cukup jauh dari Kota Ambon dan berada diluar wilayah administratif Kota Ambon, tepatnya di Negeri Kaitetu Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah atau berjarak kurang lebih 45 km dari Kota Ambon atau memakan waktu kurang lebih 1 Jam perjalanan. Untuk menuju lokasi tersebut, sepanjang perjalanan wisatawan akan menikmati pemandangan kota Ambon dan Laut Seram dari atas Bukit, hingga di pesisir pantai wisatawan pun dapat singgah melihat perkampungan nelayan jazirah Leihitu.

 

Mesjid Wapauwe

 

ada saat mengantarkan wisatawan asal Korea Selatan, tim kami sempat berdiskusi dengan salah satu masyarakat yang baru saja selesai menjalankan ibadah sholat ashar di Mesjid Wapauwe ini. Beliau adalah Bapak Abdul Fatah, beliau menceritakan sedikit kisah tentang berdirinya mesjid ini. Mesjid ini dibangun pada tahun 1414 oleh Kesultanan Islam Jailolo, yang pada saat itu merupakan kerajaan pertama dan tertua di Maluku. Sehingga dapat diperkirakan bahwa Agama Islam mulai masuk di tanah Maluku sekitar tahun 1400-an. Karena umur bangunan yang sudah cukup tua, Mesjid ini sudah mengalami pemugaran dan penggantian kubah Mesjid, namun tetap mempertahankan bentuk aslinya. Kubah Mesjid Wapauwe yang lama pun masih dirawat di bagian samping Mesjid sebagai tanda keasliannya. Melihat arsitektur mesjid yang terbuat dari pelepah pohon sagu ini, Wisatawan dari Korea Selatan yang kami bawa ini pun takjub dan terheran-heran. Selain itu didalam Mesjid ini pengunjung pun dapat melihat bedug dan Alquran tua yang masih terawat dengan baik, namun kertasnya sudah usang karena termakan usia. Pengurus Mesjid ini pun menuliskan pesan-pesan yang perlu diperhatikan pengunjung dengan dua bahasa yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, sehingga wisatawan asing yang berkunjung kesini pun wajib mentaati pesan-pesan tersebut.

Baca Juga : Sewa Mobil di Ambon

Kirimkan Pesan Anda
Hubungi Kami
MEDIA RENTAL CAR & TOUR AMBON
CV.Media Lintas Sarana Maluku
#LangganannyaPejabat #LangganannyaWisatawan #LangganannyaSelebritis

Kami Menyediakan Kendaraan :
- Avanza/Xenia
- Mobilio
- Ertiga
- Grand Innova
- Innova Reborn
- Fortuner
- Pajero
- Camry
- Alphard
- Vellfire

Silahkan Kirim Pesan Anda, Dengan Menekan Tombol Kirimkan Pesan Dibawah ini :
Powered by