Reservasi / Pemesanan Hub. 081 247 134 134 (24 Jam) Atau (0911) 3820126 order@keliling-ambon.id

Objek Wisata

KONDISI GEOGRAFIS KOTA AMBON

Kota Ambon merupakan ibukota dari Provinsi Maluku. Secara geografis terletak pada posisi 3°-4° Lintang Selatan dan 128°-129° Bujur Timur, dengan luas wilayah ± 712.480 km² serta berbatasan dengan wilayah Kabupaten Maluku Tengah yaitu sebelah utara dengan Kecamatan Leihitu dan sebelah timur berbatasan dengan Kecamatan Salahutu.

 

Sejak era perdagangan rempah-rempah, Kota Ambon telah berubah menjadi pusat perdagangan dan tempat pendidikan serta pusat perkantoran. Letak Kota Ambon berada dalam wilayah Pulau Ambon, memiliki obyek dan daya tarik wisata yang sangat menarik, baik itu alam, pantai, bahari, peninggalan sejarah maupun budaya. Ambon telah lama dikenal sebagai “Ambon Manise” yang artinya Ambon yang indah dan manis.

 

OBJEK WISATA DI KOTA AMBON

Museum Siwalima

 

Museum Siwalima berada di Taman Makmur – Desa Amahusu 4 km dari pusat kota Ambon, dapat ditempuh dalam waktu 10-20 menit dari pusat Kota Ambon. Museum Siwalima dibangun pada tanggal 8 Nopember 1973 . Museum ini memiliki 2 jenis museum yaitu : Museum Sejarah (menyimpan berbagai koleksi masa lampau dan koleksi ethnografi, budaya dan sains) dan Museum Kelautan (menyimpan beberapa kerangka ikan paus lengkap). Lokasi ini juga sering digunakan untuk berbagai kegiatan seperti lomba lukis dan atraksi seni budaya. Dari puncak Museum Siwalima terlihat sebuah batu karang yang menyerupai sebuah topi berada di pesisir pantai, sehingga oleh masyarakat setempat dinamakan Batu Capeu. Lokasi ini digunakan sebagai tempat santai dan melakukan kegiatan renang, mancing dan snorkeling.

Baca : Wisata di Kota Ambon

 

 

Pantai Amahusu

 

Pantai Amahusu Ambon

Letaknya 12 km dari pusat kota Ambon dan dapat ditempuh dalam waktu 10-20 menit, di sepanjang perjalanan anda akan menikmati pemandangan laut. Di lokasi ini pengunjung dapat menyaksikan keindahan panorama alam menjelang sunset. Lokasi ini juga digunakan sebagai tempat finish event Darwin – Ambon Yacht Race dan sebagai tempat pelepasan Arumbae Manggurebe kegiatan Pesta Teluk Ambon. Disini terdapat fasilitas hotel, restoran, karaoke dan pub yang berada di tepi laut . Pengunjung dapat menikmati keindahan teluk Ambon dari lokasi ini sambil menikmati makanan yang dihidangkan.

 

 

Pantai Namalatu

www.keliling-ambon.id

Pantai Namalatu terletak di desa Latuhalat, 18 km dari pusat kota dan dapat dicapai dalam waktu 30 menit. Pantai Namalatu memiliki panorama alam yang indah serta memiliki keindahan bawah laut. Lokasi ini digunakan sebagai tempat bersantai/berekreasi dan atraksi seni budaya serta aktivitas diving. Pengunjung dapat mencicipi rujak khas desa Latuhalat. Selain itu + 200 m dari Pantai Namalatu terdapat :

 

 

 

Pantai Tanjung, berada di ujung Tanjung Nusaniwe tepatnya di Dusun Waimahu. Di tempat ini pengunjung dapat menikmati panorama alam yang indah yang berhadapan dengan laut Banda dan Tanjung Alang. Selain itu terdapat sebuah batu karang besar menyerupai konde seorang wanita, sehingga tempat ini disebut batu Konde

Pintu Kota berada di desa Airlouw 18 km dari pusat kota, dapat ditempuh dengan waktu 35 menit. Pintu Kota merupakan karang besar yang menyerupai pintu gerbang besar, yang menghadap ke laut Banda. Disekitar Pintu Kota terdapat taman laut dengan aneka jenis ikan dan biota laut

Pantai Santai Beach terletak + 4 km Disebelah timur pantai Namalatu  atau 15 km dari pusat kota Ambon,dapat ditempuh dengan waktu 30 menit. Pantai ini digunakan untuk bersantai , berenang dan snorkeling. Terdapat fasilitas cottage dan fasilitas diving yang dikelola oleh PT. Blue Rose Dive Centre.

 

Baca Juga : Pantai di Ambon

 

Gong Perdamaian Dunia

 

Gong Perdamaian Dunia

GPD adalah simbol perdamaian abadi yang diberikan oleh PBB kepada Provinsi Maluku khususnya di Kota Ambon, dan diresmikan pada tanggal 25 Nopember 2009 oleh Presiden Susilo Bambang Yodoyono tepatnya pada Hari Perdamaian Dunia yang ke XXIX. GPD berada tepat di depan Gedung Gubernur Maluku, jika malam hari monument ini berhiaskan lampu warna-warni, sehingga banyak pengunjung datang bersantai sambil berfoto ria. Di bawah monumen terdapat sebuah ruang yang menampilkan foto-foto Perdamaian Dunia (Helsinsky, Malino I, Malino II dll). Disekitar GPD + 50 m terdapat obyek wisata peninggalan sejarah

 

Benteng Victoria

Benteng Victoria yang dibangun pada tahun 1517 oleh pemerintah Portogis yang dikenal dengan nama Benteng Seinhora da Annunciada, yang kemudian diambil alih oleh Belanda pada tahun 1602 dan dinamakan Kastel Victoria. Di dekat Benteng Victoria terdapat peninggalan sejarah berupa Patung Letkol Slamet Riyadi yang gugur dalam Operasi Militer melawan separatis RMS pada tahun 1950 di Maluku.

 

 

 

Monumen Pattimura

Tugu Pattimura

Berhadapan dengan patung Slamet Riyadi terdapat Monumen Pattimura. Monumen Pattimura merupakan salah satu Obyek Wisata peninggalan Sejarah. Monumen ini dibangun untuk memperingati perjuangan Thomas Matulessy atau lebih dikenal dengan Kapitan Pattimura, melawan penjajah Belanda pada tahun 1817, dan digantung pada lokasi dimana monumen ini berada. Pattimura dikenal sebagai pahlawan nasional. Di lokasi ini sering digunakan sebagai tempat pertunjukkan seni musik dan aktivitas olah raga.

 

 

Monumen Christina Martha Tiahahu

 

Patung Martha Christina

Monumen Christina Martha Tiahahu terletak diatas bukit Karang Panjang, 3 km dari pusat kota Ambon. Christina Martha Tiahahu adalah gadis muda dari Pulau Nusalaut yang berjuang bersama ayahnya, Paulus Tiahahu dan Thomas Matulessy pada tahun 1817 menentang penjajahan Belanda. Dari lokasi ini dimana Monumen ini berada kita dapat menyaksikan panorama alam Teluk Ambon.

Ketika Belanda menangkapnya, ia tak gentar dan tak makan karena berkabung atas kematian ayahnya. Ch. C. Tiahahu meninggal pada 2 Januari 1818, pada perjalanan menuju pulau Jawa. Christina Martha  Tiahahu merupakan salah satu pahlawan nasional wanita asal Maluku

 

Baca Juga : Sejarah Patung Martha Christina Tiahahu

 

Pantai Natsepa

Pantai Natsepa

Pantai Natsepa berada di Desa Suli, Kecamatan Salahutu – Kabupaten Maluku Tengah, + 17 km dari pusat kota Ambon. Pantai ini sudah dikenal di mancanegara dengan pasir putih sepanjang 500 m dengan laut yang tenang dan dangkal serta sangat cocok untuk kegiatan renang dan aktivitas lainnya seperti sun-bathing, berperahu, kegiatan babana boat dan lainnya.

Pantai Natsepa terkenal dengan Rujak serta kuliner tradisional lainnya, seperti sagu gula dan bagea suli yang dibungkus dengan daun sagu. Selain itu pengunjung dapat menyaksikan atraksi proses          pembuatan tepung sagu serta proses bakar sagu secara tradisional.

Pantai ini merupakan pantai yang cukup ramai dikunjungi dan cukup diminati . Disekitar Pantai Natsepa terdapat beberapa fasilitas akomodasi seperti hotel bintang 4 (The Natsepa dengan kapasitas 111 kamar dengan berbagai fasilitas seperti restoran, kolam renang, dive center) serta 8 unit penginapan, rumah makan dan restoran dengan menyajikan aneka jenis makanan.

 

Baca Juga : Tips Berwisata di Pantai

 

DESA TULEHU

Di desa Tulehu terdapat beberapa lokasi obyek wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Jarak desa Tulehu – Kota Ambon 25 km menggunakan mobil sewa dan dapat dicapai dengan waktu tempuh 25 menit. Obyek wisata yang terdapat di desa Tulehu antara lain :

 

  • Pemandian Air Panas Hatuasa

 Tempat pemandian air panas ini selalu ramai di kunjungi orang, kononnya dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Di sekeliling lokasi ini terdapat pepohonan sagu dan pengunjung dapat melihat proses pembuatan tepung sagu secara tradisional.

  • Sumber Air Panas Urpaito

 Sumber air panas ini terdapat di tepi pantai Tulehu.

  • Kolam Morea

 

Belut Morea

Merupakan sejenis belut yang hidup di air tawar, morea disini dalam ukuran besar dan kecil, terdapat seorang pawang lokal yang mampu menjinakan Morea ini, cukup dengan membeli telur ayam mentah, maka anda dapat memegang belut berukuran besar.

 

 

 

 

 

Pantai  Hunimua / Pantai Liang

 

Pantai Liang

Pantai Hunimua sering dikenal juga dengan pantai liang berada di Desa Liang, Kecamatan Salahutu – Kabupaten Maluku Tengah, di sebelah utara Jazirah Leihitu, + 35 km dari pusat Kota Ambon dan dapat dicapai mobil sewa di Ambon dengan waktu tempuh 1 jam. Pantai Hunimua merupakan pantai pasir putih sepanjang + 4 km, dengan airnya yang jernih dan sangat cocok untuk berenang dan kegiatan permainan air.

Di lokasi ini selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan, dan sering digunakan oleh masyarakat untuk kegiatan-kegiatan outbound maupun digunakan sebagai tempat atraksi budaya seperti Bambu Gila dan Hadrat. Pemandangan alam pantai sangat indah, karena disekitarnya ditumbuhi pepohonan besar dengan daun yang rindang, sehingga menambah kesejukan bila berada di lokasi ini.

Fasilitas yang tersedia antara lain toilet, ruang ganti, shelter, ruang serba guna dengan kapasitas 250 orang, peralatan renang serta penjaja kuliner tradisional. Tidak jauh dari lokasi ini, + 50 meter terdapat pelabuhan ferry yang menghubungkan pulau Ambon dan pulau Seram dengan frekuensi pelayaran setiap hari.

 

Pulau Pombo merupakan sebuah pulau yang tak berpenghuni serta dikelilingi pantai berpasir putih dan air yang jenih. Disekitar pulau Pombo ini terdapat taman laut dengan aneka warna jenis ikan dan biota laut. Banyak wisatawan yang berkunjung pulau Pombo ini untuk melakukan kegiatan diving dan snorkeling. Untuk mencapai pulau Pombo ini dapat menggunakan speedboat carteran dari pelabuhan Momoking (Tulehu ) dengan tarif yang bervariasi.

 

 

Desa Hila

Desa Hila berada di Kecamatan Leihitu – Kabupaten Maluku Tengah, tetapi berada di wilayah daratan pulau Ambon dan dapat dicapai dengan mobil sewa di ambon. Jarak Ambon – Hila 68 km dan dapat ditempuh dalam waktu 80 menit. Di sepanjang jalan menuju desa Hila pengunjung dapat mengamati keindahan panorama alam serta dapat menyaksikan proses pembuatan tepung sagu. Di desa Hila terdapat beberapa obyek wisata peninggalan sejarah/budaya yang selalu dikunjungi wisatawan seperti :

 

  • Benteng Amsterdam

 Benteng ini dibangun oleh Belanda pada abad ke 17 pada masa perdagangan rempah-rempah. Bangunan benteng ini masih berdiri kokoh di tepi pantai, serta memiliki panorama alam laut yang indah.

  • Gereja Tua Imanuel

 Gereja Tua Imanuel letaknya tidak jauh dari benteng Amsterdam. Gereja Tua ini dibangun tahun 1781.

 

Desa  Mamala

tradisi pukul sapu mamala ambon

Desa Mamala letaknya di Kecamatan Leihitu – Kabupaten Maluku Tengah, 60 km dari pusat kota Ambon. Untuk menuju desa Mamala pengunjung dapat lebis santai menggunakan kendaraan sewa mobil di ambon sambil menyaksikan pepohonan cengkeh dan pala serta buah-buah. Desa Mamala terkenal dengan atraksi budaya “Pukul Sapu” yang telah dilaksanakan sejak jaman dahulu dan hingga kini sudah menjadi event pariwisata yang dilaksana pada hari ke 7 setelah Idul Fitri. Sebelum acara pukul sapu dimulai, didahului dengan acara ritual dan pagelaran seni dan budaya yang ditampilkan oleh desa-desa pela. Atraksi Pukul Sapu menunjukan betapa perkasanya pemuda-pemuda desa Mamala yang berjuang melawan penjajahan Belanda. Pada atraksi ini para pemuda yang saling memukul dengan menggunakan sapu lidi hingga babak belur. Sesudah itu luka bekas sayatan sapu lidi diusap dengan minyak yang telah didoakan, seketika bekas luka tersebut tidak membekas/sembuh. Setiap tahun terjadi peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke desa Mamala, baik lokal, nusantara maupun mancanegara. Selain itu kegiatan Pukul Sapu ini juga terdapat di desa Morela, 200 meter dari desa Mamala dan dirayakan bersamaan.

 

Baca Selengkapnya : Tradisi Pukul Sapu Mamala – Morela

Baca Juga : Pantai Lubang Buaya Morela

 

Batu Lobang

Batu Lobang letaknya di Desa Asilulu – Dusun Lai Kecamatan Leihitu Barat ± 65 km dari Kota Ambon. Anda dapat menyewa kendaraan dari kota ambon. Batu Lobang merupakan sebuah batu besar yang berbentuk Goa, dan pada bagian dalam terdapat pepohonan besar, dan di lokasi tersebut wisatawan dapat menikmati panorama laut yang begitu indah dengan air lautnya yang jernih. Lokasi ini wisatawan dapat melakukan berbagai aktifitas diantaranya snorkling, serta menikmati sunset.

dan masih banyak lagi objek wisata di kota ambon yang dapat anda nikmati untuk mengisi liburan atau perjalanan anda di Kota Ambon.