Reservasi / Pemesanan Hub. 081 247 134 134 (24 Jam) Atau (0911) 3820126 order@keliling-ambon.id

Virus Corona

Virus yang pertama kali muncul di Wuhan China ini ternyata memiliki dampak yang sangat serius terhadap hampir semua bisnis di sektor riil pada semua negara, kenapa demikian ? Karena virus ini dapat mengancam keselamatan manusia, bahkan menurut informasi yang didapat, walaupun seseorang dinyatakan sembuh, ternyata virus ini bisa merusak paru-paru manusia secara permanen. Untuk itu semua negara berusaha mencoba mencegah terjadinya penyebaran virus ini demi menyelamatkan warga negara nya, sehingga muncul ketidakpastian perekonomian global, termasuk negara Indonesia didalamnya. Salah satu bisnis yang terdampak akibat penyebaran virus ini adalah bisnis di sektor Pariwisata, dimana kita mengetahui bahwa bisnis yang berhubungan di sektor Pariwisata diantaranya adalah, Travel, Hotel, Restoran, Tempat Hiburan, dan termasuk juga salah satunya adalah Transportasi. Yang akan kita bahas disini adalah sektor transportasi darat yaitu rental mobil maupun penyewaan bus pariwisata.

 

Dampak Virus Corona Terhadap Usaha Rental Mobil Dan Bis Pariwisata

Supir Rental Mobil Di Ambon membersihkan tangan dengan cairan desinfektan

Lesunya sektor pariwisata akibat penyebaran virus Corona ini sangat dirasakan oleh pelaku bisnis rental mobil dan bus pariwisata di seluruh Indonesia, bagaimana tidak, ketakutan orang untuk berpergian semakin dirasakan ketika munculnya larangan-larangan ataupun travel warning yang dikeluarkan Pemerintah di setiap negara terdampak virus ini kepada setiap warga negaranya, dan juga kebijakan pemerintah untuk menganjurkan setiap masyarakat untuk tetap tinggal di rumah, belajar dari rumah dan bekerja dari rumah. Lesunya bisnis rental mobil ini semakin membuat pelaku bisnis rental mobil semakin ketakutan dan mencari cara bagaimana bisa bertahan di masa sulit sekarang ini.

 

Kebijakan Pemerintah Melalui POJK 11/POJK.3/2020

rental mobil ambon

Melihat situasi perekonomian yang semakin tidak menentu yang menyebabkan warga negara mulai kehilangan sumber pendapatannya, maka Pemerintah dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan kebijakan yaitu dengan disahkannya POJK Nomor 11/POJK.3/2020 Tentang Stimulus Perekonomian Nasional Sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Corona Virus Disease 2019. Aturan yang dikeluarkan OJK tersebut secara garis besar yaitu mengatur bagaimana pelaku Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) yang memiliki kredit ataupun pembiayaan di Perbankan bisa bertahan terhadap penyebaran virus corona melalui relaksasi dataupun restrukturisasi kredit. Aturan ini bagi pelaku usaha rental mobil yang mendapatkan pembiayaan melalui kredit kepemilikan mobil melalui perbankan dirasa cukup efektif, namun bagi pelaku usaha rental mobil yang mendapatkan mobilnya dari perusahaan pembiayaan non perbankan agak kurang efektif, karena jika kita menelaah pasal demi pasal didalam aturan tersebut, tidak ditemukan bahasa yang menjelaskan perusahaan pembiayaan non perbankan wajib memberikan kebijakan berupa relaksasi dan atau restrukturisasi kredit bagi para Debiturnya, sehingga masih banyak perusahaan pembiayaan non perbankan seperti leasing belum menerapkan kebijakan ini. Siapa saja komponen perusahaan keuangan yang disebutkan aturan ini ? Komponen perusahaan yang disebutkan didalam peraturan ini adalah bank umum konvensional, bank umum syariah, unit usaha syariah, bank perkreditan rakyat dan bank perkreditan rakyat syariah.

Cara Usaha Rental Mobil Keluar Dari Krisis Ekonomi Akibat Ancaman Virus Corona

Munculnya kebijakan pemerintah dalam POJK 11/POJK.3/ 2020 ditambah dengan pernyataan presiden di media yang mengatakan bahwa supir ojek, supir taksi dan UMKM yang memiliki kredit di perbankan dibebaskan angsuran selama 1 tahun membuat semua pengusaha rental mobil berbondong-bondong untuk pergi menanyakan hal ini ke perusahaan pembiayaan, dimana para pengusaha rental mobil banyak mengambil kendaraan yang mereka rentalkan di perusahaan pembiayaan non perbankan alias leasing. Sayangnya usaha mereka untuk saat ini dimentahkan oleh pihak leasing karena rata-rata leasing beralasan belum adanya kebijakan yang mereka terima dari kantor pusat. Hal ini membuat pengusaha semakin khawatir dan cemas terhadap keberlangsungan usaha mereka. Melalui tulisan ini saya sebagai pengusaha rental mobil di ambon pun merasakan hal yang sama, sehingga saya pun berusaha mencari cara bagaimana cara agar terhindar dari krisis yang mengancam usaha rental mobil yang sudah saya rintis hampir 7 tahun belakangan ini yaitu dengan cara :

Membersihkan Kendaraan Dengan Desinfektan 

Walaupun Pemerintah menghimbau masyarakat agar tetap berada di rumah, namun kita pasti memiliki langganan potensial yang seaktu-waktu menghubungi kita untuk menyewa kendaraan. Kita harus lebih memperhatikan kebersihan kendaraan baik itu sebelum disewa ataupun sesudah disewa, dengan demikian akan mengurangi dampak penyebaran virus dan pelanggan pun puas terhadap pelayanan kita.

 

Mengembalikan Kendaraan Yang Dititip

rental mobil ambon

Banyak pelaku usaha rental mobil yang mendapatan kendaraan dari investor yang hanya menitipkan kendaraannya demi mendapatkan penghasilan tambahan dari aset yang mereka punya kepada pemilik rental mobil. Dengan mengembalikan kendaraan yang dititip bisa mengurangi kewajiban kita untuk membayar setoran kendaraan kepada pemilik kendaraan.

 

Menjual Aset Yang Kurang Produktif

Ada beberapa aset yang kurang produktif, diantaranya kendaraan yang sudah memiliki umur produktif diatas 4 tahun, yang biasanya jenis kendaraan ini kurang diminati oleh konsumen, karena dikhawatirkan harga kendaraan pada pertengahan hingga akhir tahun 2020 akan merosot jauh disebabkan kurangnya daya beli masyarakat.

 

Menunggu Kebijakan Dari Pemerintah terkait Dengan Kebijakan Terhadap Perusahaan Pembiayaan Non Perbankan

Tugas kita sebagai warga negara harus taat dan patuh terhadap aturan, dan kurangi sikap kontradiktif terhadap pemerintah. Jika dipandang secara psikologis, memang semua pengusaha rental mobil khawatir karena belum didapatkannya titik temu jika dihubungkan dengan kebijakan terkait pernyataan presiden di media terhadap POJK 11/POJK.3/2020 namun saya sebagai warga negara yang baik percaya bahwa Pemerintah tidak tinggal diam, mereka terus bekerja bagaimana melindungi masyarakatnya dan terus berusaha keluar dari krisis ekonomi yang mengancam negaranya.

Untuk itu melalui tulisan ini saya mengajak rekan-rekan pengusaha rental mobil di seluruh Indonesia untuk tetap bersabar, tetaplah menjaga kesehatan diri sendiri dan keluarga agar terhindar dari ancaman virus corona yang dapat menyerang siapapun dan dimanapun dengan cara kurangi aktifitas diluar rumah dan selalu menjaga kebersihan lingkungan serta kendaraan-kendaraan yang dimiliki, dengan demikian kita pun bisa membantu pemerintah untuk keluar dari ancaman krisis ekonomi akibat dampak virus corona ini.

 

 

Kirimkan Pesan Anda
Hubungi Kami
MEDIA RENTAL CAR & TOUR AMBON
CV.Media Lintas Sarana Maluku
#LangganannyaPejabat #LangganannyaWisatawan #LangganannyaSelebritis
Kami Menyediakan Berbagai Jenis Kendaraan Dengan Transmisi Matic dan Manual.

Silahkan Tulis Pesan Anda
Powered by